Urbanhire Jobseeker

Tipe Bos yang Nyebelin dan Cara Menghadapinya. Bos Kamu Tipe yang Mana?

18

Nov 2019

Blog

Urbanhire – Karakter bos di tempat kerja ternyata sangat penting karena akan sangat berpengaruh terhadap keberlanjutanmu bekerja di sana. Bagi kamu yang masih fresh dan baru di dunia kerja, mungkin masih merasa sedikit asing dengan beragam karakteristik bos yang ada.

Perlu kamu ketahui bahwa setiap bos memiliki karakter masing-masing. Dan oleh sebab itu penanganan atau cara menghadapinya pun memerlukan metode yang berbeda. Bersyukurlah kamu yang baru diterima bekerja di tempat dengan atasan yang pengertian dan baik. Namun, bagi kamu yang kurang beruntung, mungkin akan bertemu beberapa karakter bos berikut ini.

Beragam Tipe Atasan di Tempat Kerja dan Cara Menghadapinya

1. Bos Narsis dan Merasa Benar

Tipe bos seperti ini rasanya sangat mudah ditemukan hampir di semua tempat kerja. Apalagi bagi kamu yang masih baru memasuki dunia kerja. Para atasan tersebut hampir jarang sekali mau mendengarkan masukan maupun keluhan yang kamu berikan. Atasan yang masih terbilang sedikit “kolot” ini akan selalu merasa dirinyalah yang paling benar di antara bawahannya.

Jika kamu memiliki bos seperti ini, kamu bisa mencoba untuk memberi masukan dengan cara yang sesopan mungkin. Usahakan agar masukan tersebut dilengkapi dengan alasan yang argumentatif. Agar pendapatmu semakin didengar, kamu bisa mengungkapkan hal tersebut bersama dengan rekan kerja lainnya.

Apabila bos tetap menyebalkan dan semakin “tak terkendali”, kamu bisa resign bersama rekan sekantor lainnya. Bosmu mungkin saja akan memikirkan ulang tindakan tersebut ketika melihat kesungguhan kalian.

Baca juga: 5 Kriteria Menjadi Bos Idaman

2. Bos Garang

Tipe bos satu ini tentu merupakan tipe bos yang paling ingin dihindari oleh para bawahan. Kamu yang masih mencari kerja dan baru dipanggil wawancara, sebaiknya terus berdoa agar mendapatkan atasan yang baik dan pengertian. Jika tidak, siap-siaplah mendapatkan bos yang garang.

Tipe bos yang satu ini menuntut kesabaran lebih baik bagi kamu yang sudah berpengalaman di dunia kerja maupun yang masih fresh graduate. Bedanya mungkin kamu yang fresh graduate benar-benar harus mampu beradaptasi dengan bos satu ini.

Tipe bos garang umumnya menuntut segala sesuatu harus perfectionis dan sesuai dengan keinginannya. Sebenarnya hal ini hal yang wajar namun ketika tingkat kesempurnaan tersebut sudah di luar batas kewajaran, tentu sangat sulit untuk mewujudkannya.

Cara untuk menghadapi bos satu ini adalah dengan bersikap sabar dan tetap percaya diri terhadap apa yang kamu kerjakan. Selain itu, usahakan juga untuk bersikap manis di hadapan bos meskipun harus sambil disemprot. Kalau kamu tidak tahan, cukup diam saja dan tidak perlu ditanggapi.

3. Bos Sering Lupa

Bos dengan sifat amnesia kadang-kadang sangat menyebalkan dan menyulitkan. Bayangkan saja jika kamu sudah susah-susah membuat janji dengan bos untuk suatu urusan namun dibatalkan saat kamu sudah berada di depan ruangannya. Apalagi kalau alasan atasanmu cukup menjengkelkan, yaitu lupa dan sudah ada janji di tempat lain.

Jika kamu memiliki bos dengan sifat yang demikian, maka atasi dengan cara yang cerdik namun bijak. Kamu tentu tidak ingin bukan selalu diduakan, ditigakan atau bahkan dilupakan si bos untuk urusan lain? Padahal urusan kamu sendiri termasuk penting.

Untuk itu sebaiknya kamu rutin mengingatkan si bos h-sehari, h-2 jam atau kapanpun waktu yang pas untuk mengingatkan si bos. Kamu bisa mengirimkan soft-reminder kepada bos melalui chat, sms, e-mail dan media apapun yang paling nyaman untukmu. Ingatkan dengan kata-kata yang sopan, seperti berpura-pura memastikan apakah janji kamu dan si bos besok jadi atau tidak.

Baca juga: Menyiasati Bos yang Workaholik

4. Bos yang Perhitungan (Pelit)

Meski berduit, tidak berarti seseorang menjadi dermawan dan tidak pelit. Terkadang, bos bahkan bisa lebih pelit dan perhitungan kepada bawahannya. Jika kamu memiliki bos yang seperti ini, hadapi saja dengan sabar.

Bos pelit kadang meminta segala sesuatu harus bagus dan sempurna namun anti mengeluarkan tambahan uang seperti uang lembur. Bonus proyek di luar gaji pokok saja mungkin masih hitung-hitungan diberikan.

Jika kamu memiliki tipe bos seperti ini, maka berikan saja apa yang mampu kamu kerjakan untuk perusahaan. Apabila budget pekerjaan diminimalisir sekecil-kecilnya, maka gunakan saja uang tersebut seoptimal mungkin. Apabila atasan kamu tidak terima dengan hasil yang minimalis, maka jelaskan saja alasan kekurangan hal tersebut dengan lembut dan sopan.

5. Bos dengan Kelakuan Genit

Tipe bos yang satu ini sebenarnya lebih ke arah menyeramkan dibanding menyebalkan. Malahan, memiliki bos yang genit bisa lebih mengancam ketimbang bos galak dan sebagainya. Bagi kamu yang memiliki bos yang genit, kamu harus pintar-pintar menyiasati hal tersebut agar si bos tidak semakin keterlaluan.

Jaga jarak dan kontrol bahasa tubuh kamu. Gunakan expresi wajah, gerak tubuh dan reaksi non-verbal yang standard saja. Tetap professional dalam menghadapinya. Tidak perlu berteman di medsos. Tunjukan status. Dan jika tetap terus mengganggu, peringatkan atau laporkan saja ke HRD.

Buat kamu yang masih mencari pekerjaan, jangan lupa untuk melengkapi profil akun Urbanhire kamu ya agar perusahaan-perusahaan diatas dapat dengan mudah mencari kamu, sesuai dengan posisi dan kualifikasi yang mereka butuhkan. Banyak lowongan pekerjaan menunggu kamu. Buat UrbanGen yang masih bingung mau cari kerja dibidang apa, atau gimana ya kalau nanti dipanggil interview, dsb cek deh tips-tips karir, biar makin siap masuk ke dunia kerja. Semangat UrbanGen!!