Romansa antar teman sekantor tentu bisa memengaruhi pekerjaanmu. Ada dua kemungkinan yang dapat terjadi. Ini dapat menjadi pemicu semangatmu untuk datang ke kantor setiap hari, namun bisa juga menjadi faktor yang menjadikan kamu malah malas datang ke kantor.  Tergantung situasi dan kondisi tentunya. Idealnya memang situasi dimana perhatian saling berbalas, pasti produktifitas akan meningkat karena kamu akan semangat ke kantor.

Tapi, kalau ternyata ada rekan kerja yang menaruh hati namun kamu tidak membalas perhatiannya, apa yang harus dilakukan? Berikut beberapa cara untuk menangani rekan kerja semacam ini.

 

Menghindar Secara Halus

Langkah pertama untuk menghindari perhatian berlebih dari rekan kerja adalah memberi isyarat halus. Misalnya, kamu bisa menolak ketika rekanmu mengajak makan berdua saja. Atau, ketika pembicaraan mulai menjurus ke ranah pribadi, kamu bisa mencari alasan untuk pergi atau mengalihkan pembicaraan. Rekan yang peka akan menangkap isyarat ini dengan mudah. Dengan cara ini, kamu sudah membantu rekan kerja kamu agar perasaannya untuk kamu tidak berkembang lebih lanjut.

 

 

Hanya Bertemu Saat Beramai-ramai

Cara ini cocok dilakukan untuk rekan kerja yang sebenarnya sudah akrab denganmu, tetapi berkembang menjadi naksir. Karena mustahil menghindar dari orang yang sudah berstatus teman. Namun, kamu bisa menyiasatinya dengan hanya bertemu saat suasananya ramai, misalnya saat acara makan-makan atau jalan-jalan dengan teman sekantor lainnya.

Kamu juga harus pandai-pandai menghindar dari situasi di mana mengharuskan kamu hanya berdua saja dengannya. Namun, kamu bisa menjaga situasi dan hubungan untuk tetap professional kok walaupun saat dengan terpaksa kamu berada di situasi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kamu tidak ingin hubungan yang lebih dari sekedar hubungan rekan kerja saja.

 

Jawab Jujur tetapi Tetap Sopan

Akhirnya, jika rekan kerjamu tetap pantang menyerah walau sudah diberi isyarat, saatnya kamu bertindak tegas. Sampaikan bahwa kamu ingin menjaga hubungan profesional dengan semua rekan kerja di kantor. Kamu bisa bilang bahwa ini adalah peraturan yang sudah kamu buat untuk diri kamu sendiri karena kamu ingin fokus dalam meniti karir. Asal kamu menyampaikannya dengan sopan, kamu tidak perlu merasa canggung atau merasa bersalah.

 

 

Ketahui Batas-Batas di Kantor

Kamu mungkin harus bersikap sopan di kantor, tetapi tetap ada batas-batas tertentu yang harus dipahami oleh semua karyawan. Jika rekan kerja (atau bahkan atasan) yang naksir kamu melakukan hal-hal yang membuatmu tak nyaman, seperti menyentuh atau melontarkan kalimat-kalimat “menjurus”, hal tersebut bisa dikategorikan sebagai pelecehan seksual. Hal- hal seperti ini, terlepas dari apakah kamu seorang wanita ataupun pria, tidak dapat ditolerir. Kamu harus bertindak tegas dengan berkomentar keras, atau melaporkannya ke departemen yang bertanggung jawab.

Walaupun kamu tidak menyukai perhatian berlebih yang tidak diinginkan ini, kamu akan lebih dihargai apabila dapat bersikap profesional. Toh pada akhirnya, urusan perasaan adalah urusan pribadi dan seharusnya tidak dicampur adukkan dengan urusan pekerjaan.  Jangan sampai hal-hal seperti ini mengganggu jalannya karir kamu dan malah memperlambat laju karir kamu yang cemerlang.

Share Pendapat Kamu
Anda pantas mendapatkan karir yang Anda sukai

Anda pantas mendapatkan karir yang Anda sukai

Dapatkan semua yang Anda butuhkan untuk membangun sebuah karir yang membuatmu senang dan bahagia


You have Successfully Subscribed!