Urbanhire – Hampir semua orang setuju bila persaingan dalam dunia kerja itu keras. Bila kinerja tidak bagus, bisa saja kamu kehilangan pekerjaan dalam waktu singkat. Dalam dunia kerja dikenal dengan istilah ‘take and give’, yaitu perusahaan hanya akan mempekerjakan orang yang dianggap bisa memberikan kontribusi dan kemajuan bagi perusahaan. Namun bila sebaliknya, perusahaan tidak akan segan-segan untuk mengusir atau memecat karyawan.

Faktanya setiap karyawan berpotensi untuk dipecat oleh perusahaan karena berbagai alasan termasuk alasan tidak lagi memberikan kontribusi pada perusahaan. Hal ini berlaku bagi karyawan tetap, kontrak, maupun saat masih training. Untuk bisa tetap bertahan dalam perusahaan, menjadi yang terbaik memang penting, tapi kamu tidak perlu melakukan kerja lembur sepanjang waktu. Yang terpenting adalah kamu harus bertanggung jawab dan profesional dalam bekerja. Agar kamu tetap waspada, berikut ini beberapa tanda yang menunjukan kamu akan dipecat oleh perusahaan.

Tanda-tanda bila anda akan kehilangan pekerjaanmu:

1. Bos mendokumentasikan pekerjaan anda

Kamu boleh merasa khawatir akan kehilangan pekerjaan bila atasan mulai mendokumentasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan tugasmu misalnya email. Saat atasan mengirim email pada kamu, atasan akan menyertakan beberapa alamat email lain di kolom cc. Hal yang sama juga berlaku bila kamu diminta untuk mengirim laporan perkembangan dari tugas dimana kamu diharuskan mengisi kolom cc kepada klien atau rekan kerja lain. Bila sebelum ini kamu tidak pernah melakukan hal tersebut, bisa jadi kamu akan segera dipecat.

2. Tidak diikutkan dalam proyek berikutnya

Bila sebelumnya kamu berada dalam satu tim namun kemudian tidak diikutkan dalam suatu proyek, bisa jadi kamu akan segera diberhentikan juga. Hal ini nampak mencurigakan, bukan? Kamu bisa meminta penjelasan dari atasan mengapa tidak diikutkan dalam proyek. Bila tidak ada alasan yang jelas, bisa saja hal tersebut sebagai pertanda buruk bagi kamu. Bisa saja perusahaan enggan memperpanjang kontrak kamu dengan isyarat tidak memasukkan dalam proyek tersebut.

Baca juga: Media Sosial Bisa Membuat Kamu Kehilangan Pekerjaan

3. Masuk dalam daftar evaluasi perusahaan

Ketika perusahaan memberikan sebuah proyek dengan mengatakan bila proyek tersebut adalah penentu masa depan perusahaan, bisa jadi adalah pertanda agar kamu mulai mencari peluang kerja lain. Hal ini karena kamu sedang dimasukkan dalam program evaluasi perusahaan. Bila kamu tidak bisa memberikan hasil yang maksimal, kemungkinan kamu akan diberhentikan. Sebaliknya kalau kamu berhasil, mungkin kamu bisa tetap bekerja. Sayangnya meskipun kinerja kamu bagus, perusahaan akan tetap mencari alasan untuk memberhentikan. Perusahaan bisa saja memberikan tekanan yang lebih tinggi pada karyawan sehingga kesulitan untuk menyelesaikannya. Sehingga pada akhirnya kamu akan memutuskan untuk mengundurkan diri dengan sendirinya.

4. Kamu masuk dalam kelompok yang dibina

Sebelum melakukan pemecatan, perusahaan biasanya akan ‘membina’ karyawan yang dianggap kurang kompeten atau kinerjanya tidak memenuhi target. Pembinaan ini bisa menjadi ajang karyawan untuk memperbaiki diri agar bisa memenuhi target perusahaan. Disamping itu bisa saja program pembinaan ini sebagai penyaringan untuk memberhentikan karyawan yang kurang kompeten.

Baca juga: Siklus Hidup Seorang Karyawan: Ah, Mungkin Cuma Pemikiran Saya

5. Orang-orang mulai bersikap aneh

Tidak semua orang bisa bersikap biasa saja ketika mengetahui rekan mereka hendak dipecat. Bila kamu merasa bila orang-orang di kantor mulai bersikap aneh atau mulai banyak diam, kamu perlu curiga dengan kemungkinan pemecatan. Kamu bisa mulai mengawasi bagian HRD yang lebih mengetahui masalah pemecatan karyawan. Beberapa orang mungkin bisa tetap diam hingga waktunya tiba namun tidak sedikit yang akhirnya menjadikan kabar pemecatan sebagai bahan pembicaraan di kantor.

6. Yang tidak boleh dilakukan saat memulai karir

Bila kamu merasa tugas mencari pekerjaan sudah selesai dengan diterima sebagai karyawan, maka kamu salah besar. Seberapa tinggi jabatan kamu tidak menjamin lolos dari pemecatan terlebih bila kinerja kurang bagus. Tapi kalau kamu masih meniti karir, sebaiknya hindari beberapa hal berikut ini agar tetap bisa bertahan di tempat kerja.

Baca juga: Inilah Tanda Anda Akan Dipecat

7. Merasa tugas sudah selesai

Mungkin kamu sudah mengantongi ID karyawan, sehingga sekarang bisa bersantai. Faktanya 9 hari pertama bekerja adalah perpanjangan dari proses pencarian kerja. Selama waktu tersebut, atasan kamu akan melihat dengan seksama dan mengevaluasi kinerja kamu dalam masa training. Perusahaan akan melihat kalau kamu adalah orang yang tepat atau tidak untuk posisi tersebut.

8. Berbicara buruk tentang rekan kerja

Sebagai orang baru di kantor, menjalin hubungan dengan rekan kerja memang cukup susah. Bisa jadi kamu tidak akur dengan beberapa orang di dalam kantor. Meskipun begitu, sebaiknya hindari untuk tidak menjelek-jelekkan mereka di luar kantor ataupun di sosial media. Berbicara buruk tentang rekan kerja hanya akan membuat citra kamu terlihat jelek.

Faktanya kamu tidak perlu mencari teman baik atau sahabat untuk bekerja. Kamu hanya perlu mencari cara untuk bisa bekerja sama dengan mereka. Jangan jadikan perkataan orang lain menghentikanmu untuk meraih posisi yang baru tersebut.

Baca juga: 3 Tanda Pekerja Harus Mulai Mengeksplorasi Karirnya

9. Tidak menghiraukan perintah atasan

Bisa jadi atasan kamu adalah rekan masa kecil atau kawan lama. Namun dalam dunia kerja, atasan tetaplah atasan yang harus dihormati. Meskipun kamu mendapatkan pekerjaan karena rekomendasi teman tersebut, tapi kamu tetap harus menghormai teman tersebut sebagai atasan dan mematuhi perintahnya. Jangan hanya karena kamu merasa mempunyai koneksi pribadi kemudian kamu lantas bisa bekerja dengan seenaknya.

Mencari kerja memang susah, namun mempertahankan pekerjaan yang sudah didapat tidak kalah sulit. Kamu harus benar-benar kuat mental untuk bisa tetap bekerja dengan menjaga profesionalitas dan kinerja yang baik. Sehingga tidak ada alasan bagi perusahaan untuk memecat kamu.

Semua tanda-tanda di atas sudah terjadi? Kamu mulai enggak nyaman di kantormu dan mulai punya feeling ga enak? Ikuti tips karir ini: mungkin sudah saatnya kamu memperbaharui resume kamu dan cari yang baru.  Semakin up-to-date profilmu semakin besar kesempatanmu dan semakin cepat pula kamu menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kamu loh. Cari lowongan terkini di Urbanhire!