Kebanyakan orang merasa tidak perlu untuk mempromosikan apapun tentang diri mereka. Kecuali pekerjaan mereka memang berkutat di bidang pemasaran atau memiliki persepsi bahwa personal branding hanya untuk pengusaha. Padahal, hal tersebut sangatlah penting. Sebagai pribadi Anda memiliki keunggulan dan potensi tersendiri di dunia kerja.

Terutama di era digital ini. Bagaimana Anda mempromosikan brand personal Anda, akan memberikan dampak besar terhadap karir Anda. Karena jika Anda tidak memulainya, ribuan orang lain di luar sana akan melakukannya. Sehingga mereka pun mendapatkan peluang yang lebih besar dari Anda. Karena lebih banyak orang tahu tentang mereka.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda berhenti menunggu waktu yang tepat. Atau menunggu hingga mood-nya tiba. Mulailah dari sekarang. Mari simak cara-caranya.

Strategi Membangun Personal Branding untuk Kesuksesan Karir

Temukan Keistimewaan Diri Sendiri

Mungkin ada banyak sekali orang lain yang berprofesi sama dengan Anda. Apalagi sekarang sangat mudah merekrut pekerja melalui internet. Jadi untuk menumbuhkan brand personal Anda perlu mengetahui apa yang menjadi kekuatan, kemampuan dan keunikan Anda. Demikian menurut Stacey Cohen, Presiden dan CEO Co-Communication.

Contohnya Anda bekerja sebagai desainer grafis. Coba Anda tanyakan pada diri sendiri mengapa klien mendatangi Anda dan bukan orang lain. Padahal ada banyak sekali desainer grafis lainnya. Bila perlu Anda boleh melihat-lihat situs web atau profil media sosial pesaing Anda. Lalu pikirkan apa yang membuat Anda berbeda dari mereka.

Berani untuk Keluar dari Zona Nyaman

Tak hanya tentang pekerjaan Anda. Namun juga kenginan Anda untuk menapaki jenjang karir yang seperti apa. Hal tersebut disampaikan oleh Kari DePhillips, pemilik The Content Factory. Semisal jika Anda seorang penulis artikel, maka bisa Anda cantumkan kemampuan Anda tidak hanya menulis artikel saja. Ini sangat membantu dalam membangun personal branding.

Bisa Anda sebutkan bahwa Anda mampu menjadi penerjemah dan membuat newsletter perusahaan. Ketika datang klien untuk menggunakan jasa Anda di situlah kesempatan Anda keluar dari zona nyaman. Tantang diri Anda sendiri untuk mencoba bidang baru yang sejalan dengan kemampuan Anda. Percayalah jika Anda yakin Anda pasti bisa melakukannya.

Menampilkan Ciri-Ciri yang Unik

Pada dasarnya pencitraan diperlukan untuk personal branding. Tentu saja dalam artian yang positif. Karena hal tersebut merupakan cara mudah untuk membedakan diri Anda dari yang lain. Demikian menurut Gisele Bisson, konsultan pemasaran internet di Visibility Shift Communications.

Contoh yang paling mudah adalah melalui penampilan Anda. Atau istilah kerennya signature look. Misalnya selebriti terkenal seperti Marilyn Monroe dengan rambut pirang ikalnya yang sangat khas. Karena jika Anda konsisten dengan gaya Anda itu membuat Anda mudah diingat sebagai seorang ikon.

Mengenal Target Audience

Ketika membangun personal branding akan sangat membantu jika Anda memikirkan siapa saja yang menjadi target pasar Anda. Jadi Anda bisa mempertimbangkan mulai dari usianya, jenis kelamin, kepribadian hingga profesi audience.

Bila sudah, selanjutnya pikirkan apa yang bisa Anda berikan untuk membantu mereka. Apa yang menjadi kelebihan dan keunikan Anda, jika dibandingkan dengan pesaing lainnya. Coba Anda identifikasikan apa saja yang biasanya diinginkan oleh klien.

Promosikan Brand di Semua Platform

Selanjutnya Anda perlu memikirkan deskripsi yang tepat untuk diri Anda. Idealnya deskripsi tersebut tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. Jika sudah maka promosikan brand Anda di seluruh platform. Sangat disarankan Anda aktif di media sosial. Terutama dengan tujuan membangun personal branding.

Sebenarnya cara-caranya cukup sederhana. Bisa dengan mengunggah CV dan portofolio di profil Anda, mencantumkan link situs web di media sosial, serta melengkapi profil dengan foto yang menarik. Jauh lebih membantu jika Anda memiliki situs web pribadi. Karena dapat berfungsi sebagai platform untuk membangun brand personal Anda.

Selalu Menjadi Diri Sendiri

Punya ciri khas dan gaya sendiri itu sangat penting. Boleh saja Anda mengambil inspirasi dari orang lain atau mungkin meniru idola Anda. Namun Anda tidak harus melakukan persis seperti yang dilakukan orang lain. Kalau Anda punya keunikan pasti lebih menarik klien untuk datang kepada Anda. Apalagi jika Anda konsisten dengan persona Anda tersebut.

Mungkin Anda punya sebuah ide yang sangat unik untuk personal branding. Masih sangat jarang orang yang melakukannya sekarang. Ketika Anda terus konsisten, di masa depan bisa jadi orang-orang justru mengikuti jejak Anda karena Anda menjadi trendsetter. Contohnya seperti profesi Youtuber yang dulu tidak ada namun kini semakin banyak bermunculan.

Cerdas Menentukan Prioritas

Penting bagi Anda untuk memiliki gambaran jelas tentang tujuan pribadi maupun profesional Anda. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Sehingga dapat membantu Anda memilah mana yang menjadi prioritas dan harus didahulukan. Anda pun jadi tidak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak perlu.

Di samping itu dalam membangun personal branding Anda jadi punya lebih banyak waktu untuk menyelesaikan proyek-proyek baru. Jadikan prioritas sebagai pemandu Anda dalam melakukan tindakan serta pengambilan keputusan. Dengan begitu Anda akan tetap berada di jalur yang benar.

Untuk dapat membangun brand personal memang dibutuhkan waktu dan tenaga. Namun tidak perlu khawatir karena hasil yang menanti pasti sepadan dengan perjuangan Anda. Karena kebutuhan brand personal juga terus meningkat seiring perkembangan zaman.

Brand personal itu merupakan milik Anda sendiri, dan akan terus mengikuti sepanjang perjalanan karir Anda. Jadi sangat penting membangun personal branding untuk karir Anda di masa depan. Semoga tips-tips tadi bermanfaat. Jika kamu sedang merencanakan perjalanan karir, coba cek Urbanhire. Ada lebih dari 18.000 lowongan tersedia yang dapat kamu lamar dan jangan lupa untuk membuat akun Urbanhire terlebih dahulu ya!