psikotest-kerja

Melamar pekerjaan seringkali susah-susah gampang. Beberapa perusahaan melihat pengalaman dan kemudian memanggil untuk interview, ada juga yang berbeda. Seperti halnya perusahaan besar yang membutuhkan banyak proses mulai dari persyaratan dokumen, tes tertulis, psikotes, wawancara, percobaan kerja, dan lain-lain.

Biasanya pada perusahaan besar yang pelamarnya mencapai puluhan hingga ribuan, berbagai tahap dilakukan. Psikotes adalah tahap yang tidak boleh dilewatkan. Ketatnya persaingan juga membuat kandidat atau pelamar harus melakukan persiapan psikotes kerja yang matang. Karena meskipun kita memiliki kapabilitas di secara teknis, keadaan psikologi kita sangat memengaruhi bagaimana kita bekerja. Itulah mengapa psikotes berpengaruh besar pada diterima atau tidaknya kita di suatu perusahaan.

Ada beberapa tips persiapan psikotes kerja dari HRM Club Indonesia seperti yang dikutip dari Psychometric Institute International, apa saja?

Sebelum melaksanakan tes, persiapan psikotes kerja yang harus dilakukan adalah mencari tahu kandidat seperti apa yang dicari oleh perusahaan. Selain persyaratan teknis, perusahaan juga biasanya memasukkan persyaratan sikap atau sifat, seperti tidak mudah tersinggung, dapat menerima kritik, terbuka pada perubahan, dan lain-lain. Psikotes juga berkaitan dengan bagaimana kamu berkomunikasi menjelaskan dan mencari jalan keluar suatu masalah dan hal-hal lainnya.

Saat melaksanakan tes, persiapan psikotes kerja yang pertama adalah berpikir positif. Jangan lupa sarapan dan minum yang cukup. Jika kamu terbiasa minum kopi untuk berkonsentrasi maka minumlah, agar performa kamu maksimal saat menjalani tes. Jauhkan hal-hal yang membuat kamu keadaan hati kamu hancur, seperti bertengkar dengan teman atau pasangan.

Jangan malu untuk bertanya jika ada yang tidak kamu mengerti atau tahu. Dengan bertanya, perusahaan dapat melihat keaktifan kamu dan kemampuan komunikasi yang kamu miliki. Terkadang juga, perusahaan sengaja membuat tes yang tidak kamu mengerti tanpa bertanya terlebih dahulu, untuk melihat apakah kamu proaktif atau tidak.

Jika proses psikotes dilaksanakan bersama dengan peserta lainnya, jangan mencontek. Petugas akan melihat baik secara langsung maupun lewat CCTV, dan mencatat perilaku kamu. Jika psikotes juga melibatkan proses interview, janganlah mencoba untuk berbohong.

Setelah melaksanakan tes, jangan lupa ucapkan terima kasih kepada petugas yang melaksanakan tahapan psikotes pada kamu. Pulang ke rumah dan tunggulah kabar dari perusahaan. Tidak ada salahnya bertanya dengan sopan kapankah kamu akan mendapat kabar. Jika sudah melewati perkiraan yang diberikan atau jika tidak ada kepastian dua minggu setelah psikotes, kamu bisa bertanya. Ada pula perusahaan yang menetapkan kebijakan jika dua minggu setelah sesi tes tidak ada kabar, maka kamu gugur sebagai calon pekerja.

Tips persiapan psikotes kerja di atas dapat kamu terapkan di manapun dan kapanpun kamu menghadapi psikotes. Karena menurut yang sudah berpengalaman dalam bidang merekrut karyawan, hal-hal seperti ketenangan, kesopanan, dan kejujuran tidak akan pernah kuno sampai kapanpun.

Share Pendapat Kamu
Anda pantas mendapatkan karir yang Anda sukai

Anda pantas mendapatkan karir yang Anda sukai

Dapatkan semua yang Anda butuhkan untuk membangun sebuah karir yang membuatmu senang dan bahagia


You have Successfully Subscribed!