media-sosial-bisa-membuat-kamu-kehilangan-pekerjaan

Jangan sampai apa yang kamu ucapkan di media sosial berakhir seperti seorang karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang baru-baru ini terjadi.

Media sosial memang seperti koin. Di satu sisi bisa bikin kamu dapat pekerjaan, di lain sisi bisa bikin kamu kehilangan pekerjaan.  Beberapa contoh dari kasus kedua sudah dilakukan sama beberapa orang.

Baca juga:  8 Cara Mendapatkan Kerja dari Media Sosial

Pertama, seorang pekerja di penitipan anak di Virginia, Amerika Serikat, mengunggah foto seorang anak yang sedang dititipkan dengan wajah sedih di akun Instagramnya. Caption dalam foto tersebut bertuliskan “Aku muak dengan ini!” dalam kata-kata yang kasar. Ternyata, ibunya mengetahui foto ini. Tak lama kemudian pekerja tersebut dipecat.

Selanjutnya ada 13 kru pesawat yang dipecat gara-gara membeberkan rahasia tempat mereka bekerja di status Facebook pribadi.

Lalu, baru-baru ini di Indonesia, ada seorang pegawai BUMN yang mendapatkan SP 3 karena berkata kurang sopan kepada seorang ulama terkenal di akun Twitter pribadinya. Cuitannya menjadi viral dan sampai ke notifikasi komisarisnya yang juga aktif di Twitter.

Dari ketiga kasus tadi kita bisa lihat bahwa ada berbagai alasan seorang karyawan dipecat dari pekerjaanya. Mulai dari yang berhubungan dengan pekerjaan sampai yang benar-benar masalah pribadi. Untuk itu, kamu harus berhati-berhati mem-posting sesuatu di media sosial kamu. Beberapa di antaranya adalah hal berikut:

Curhat tentang Bos dan Pekerjaan di Media Sosial

Walaupun kamu nggak berteman dengan bos atau rekan kerja di media sosial, bisa saja seseorang yang kenal dengan mereka melaporkan hal ini. Jika menurut kamu apa yang kamu tuliskan di media sosial nggak berbahaya bagi posisi kamu sekarang, bisa aja berdampak di masa depan saat kamu melamar ke kantor baru. Sebanyak 61% HRD mempertimbangkan menerima karyawan berdasarkan postingan di media sosial kandidatnya.

Posting Hal yang Ilegal

Suka narsis dengan kegiatan atau hobi kamu sih memang wajar. Tapi kalau kegiatan kamu melanggar aturan kantor atau malah negara, harus siap-siap ucapkan selamat tinggal dengan pekerjaan kamu.

Berbohong

Tadi pagi bilangnya izin karena sakit dan harus istirahat. Tapi, di media sosial kamu posting sedang asyik liburan dengan teman-teman. Siap-siap dapat surat peringatan esok harinya, ya.

Menyinggung SARA

Jika kamu menuliskan sesuatu yang menyinggung suku, adat, ras dan agama di media sosial, kamu nggak hanya akan kehilangan respek dari teman dan jumlah followers, tapi juga posisi kamu di kantor.

Melakukan Plagiarisme

Jika kamu bekerja di industri kreatif seperti seorang graphic designer dan ilustrator hati-hati dengan hak cipta. Plagiarsime alias mengaku hak karya orang lain sebagai milik bisa bikin kamu kehilangan pekerjaan dan reputasi. Jadi, jangan lupa mencantumkan sumber jika suatu saat kamu mem-posting gambar, teks, video atau apapun itu yang bukan karya sendiri.

Jadi, hati-hati ya dalam menggunakan sosial media. Gunakanlah sosial media untuk hal-hal positif yang sifatnya membangun. Misalnya, membagikan artikel ini agar lebih banyak orang tahu dan berhati-hati dalam menggunakan sosmednya! 🙂

Anda pantas mendapatkan karir yang Anda sukai

Anda pantas mendapatkan karir yang Anda sukai

Dapatkan semua yang Anda butuhkan untuk membangun sebuah karir yang membuatmu senang dan bahagia


You have Successfully Subscribed!