Urbanhire Jobseeker

Balada Hubungan Cinta di Tempat Kerja Berakhir Buruk

27

Feb 2019

Urbanhire – Romantisme di tempat kerja memang sering terjadi. Berkencan dengan teman sekantor bukanlah hal yang mengejutkan mengingat lama waktu yang dihabiskan di kantor. Faktanya hampir 40% pekerja pernah berkencan dengan rekan kantor sepanjang perjalanan karir. Tidak sedikit yang hubungan asmaranya berakhir dipelaminan. Namun tidak sedikit juga yang harus rela bila hubungan spesial dengan rekan kerja kandas ditengah jalan.

Berbicara masalah balada Hubungan Cinta di Tempat Kerja yang harus berakhir dengan buruk, efek dari hubungan tersebut bisa menjadi sangat buruk untuk karir Anda. Hal ini karena suasana kerja menjadi tidak menyenangkan. Profesionalitas kerja mengharuskan Anda terus bertemu dan berinteraksi dengan mantan kekasih.

Apa yang terjadi bila Hubungan Cinta di Tempat Kerja berakhir buruk?

Saat berada di tempat kerja, satu hal yang harus diutamakan adalah profesionalitas. Saat hubungan asmara dengan rekan sekantor kandas, suasana kerja akan menjadi canggung dan kaku saat Anda bertemu atau berinteraksi dengan mantan. Namun, disaat yang sama Anda juga harus tetap fokus bekerja secara profesional.

Semua efek buruk saat berkencan dengan rekan kerja seharusnya sudah dipikirkan matang-matang dari awal. Setiap perusahaan pasti mempunyai peraturan yang jelas tentang masalah ini dan Anda pasti sudah memahami. Namun bila hubungan peercintaan dengan rekan kerja berjalan di luar yang diharapkan, berikut ini beberapa cara mengatasinya.

Bagaimana cara mengatasi Hubungan Cinta di Tempat Kerja yang berakhir buruk?

Selesaikan masalah

Saat Anda harus putus dengan kekasih yang juga rekan kerja, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyelesaikan masalah diantara kalian. Bicarakan dengan kekasih Anda tentang masalah percintaan yang masih ada. Aturlah waktu yang tepat agar tidak ada interupsi atau lebih baik bicarakan di luar kantor. Selesaikan masalah ini sebaik-baiknya agar tidak ada yang menyebabkan atmosfer bekerja menjadi ganjil dan tidak menyenangkan.

Baca juga: Manajemen Konflik: Bagaimana Mengatasi Suatu Konflik?

Bersikap sewajarnya

Meskipun Anda sedang bersedih ataupun merasa sebal dengan mantan kekasih, namun Anda tetap harus bersikap sewajarnya saja. Tetap tersenyum, ramah, dan sapa rekan kerja seperti biasanya. Hal ini karena Anda sedang berada di kantor. Perubahan sikap yang drastis karena kegagalan hubungan percintaan bisa sangat berpengaruh pada karir Anda.

Jangan memberikan gosip jelek

Saat sedang bersedih atau galau, sudah sewajarnya bila Anda merasa ingin curhat kepada rekan sekantor. Namun, sebaiknya Anda menghindari hal ini karena bisa memicu gosip yang jelek. Bila memang harus bercerita dengan rekan, sebaiknya hindari menjelek-jelekkan mantan kekasih. Bisa-bisa hubungan percintaan Anda menjadi bahan perbincangan setiap orang di kantor. Bercerita dengan rekan kantor lain yang akan memicu gosip hanya akan memperburuk hubungan Anda dengan mantan kekasih.

Berikan ruang gerak

Saat Anda sudah putuh dengan kekasih, pasti kedua belah pihak ingin menjaga jarak dan mempunyai ruang masing-masing. Ruang gerak ini sangat penting agar kedua belah pihak mempunyai waktu untuk menyembuh sakit hati. Namun, bila mantan kekasih berada di tempat kerja yang sama, menjaga jarak adalah hal yang sulit. Anda bisa tetap menjaga jarak dengan mantan tapi usahakan jangan terlihat terlalu menjauh. Misalnya bila Anda biasanya makan siang dengan si dia, Anda bisa makan siang dengan teman yang lain.

Hindari flirting dengan rekan kerja lain

Bila masalah sudah selesai dan Anda sudah bisa move on dari mantan kekasih, sebaiknya tetap jaga sikap Anda saat di kantor. Hindari flirting dengan rekan kerja lainnya terlebih bila sedang berada didepan mantan. Sikap ini jelas akan menimbulkan gosip dan membuat orang lain menilai Anda sebagai seorang yang kekanak-kanakan dengan membuat mantan cemburu. Selalu bersikap profesional saat di kantor dan hindari bermain mata dengan rekan lainnya untuk menjaga reputasi Anda.

Hindari topik sensitif

Bila hubungan dengan mantan sudah membaik dan kembali profesional, Anda harus memberikan garis yang jelas. Hal ini karena hubungan Anda sudah kembali sebatas rekan kerja, oleh karena itu hindari membicarakan topik sensitif yang bisa menyinggung perasaan. Tidak perlu lagi membahas masalah yang sudah usai karena hanya akan memicu pertengkaran dan menimbulkan kesedihan untuk kedua belah pihak.

Baca juga: Do’s and Don’ts: Ngomongin Politik di Kantor

Tetap sabar

Sakit hati dan kesedihan akan berlalu seiring waktu. Sama halnya dengan hubungan dengan mantan juga akan berangsung membaik. Meskipun penyembuhan sakit hati bisa lebih lama karena Anda harus bertemu setiap hari dan dituntut untuk selalu profesional, namun bukan berarti tidak mungkin. Semua proses untuk kembali ke awal mula membutuhkan waktu. Oleh karena itu, Anda harus tetap bersabar, santai, dan bijak saat bertemu dengan mantan di tempat kerja.

Baca juga: 7 Keberanian yang Kamu Perlukan (tanpa melibatkan bambu runcing)

Fokus dalam pekerjaan

Tidak ada putus cinta yang tidak membawa luka. Namun, bila Anda terus menerus larut dalam kesedihan dan mengasihani diri sendiri, karir Anda bisa terganggu. Anda harus bisa menyeimbangkan emosi negatif dengan selalu berpikir objektif dan rasional. Singkirkan barang-barang yang mengingatkan Anda tentang mantan dari meja kerja agar Anda tidak kehilangan fokus saat bekerja. Jangan menyiksa diri dengan menatap mantan terus menerus dan sibukkan diri dengan pekerjaan.

Berdamai dengan perasaan setelah putus dengan rekan sekantor bukanlah hal yang mudah. Dengan hal ini, Anda harus selalu bertemu dan berinteraksi dengan mantan saat Anda tidak ingin menemuinya. Bagaimanapun juga saat di tempat kerja Anda harus tetap bersikap profesional dan tidak mencampuradukkan masalah pribadi dengan pekerjaan.

Bila kamu mengalami hubungan cinta dengan rekan kerja yang berakhir buruk dan menginginkan lingkungan baru untuk semangat baru, kamu bisa mencari pekerjaan melalui Urbanhire. Buat akun Urbanhire dan jangan lupa untuk melengkapi profilnya ya!