Sikap gugup, grogi, hingga menimbulkan masalah fisik seperti gemetar, keringat dingin, pucat dan sebagainya merupakan hal yang sering dialami oleh mereka yang baru pertama kali menjalani masa test interview di sebuah perusahaan. Hal ini terutama akan terjadi jika seseorang mengajukan diri di sebuah perusahaan besar dan itu merupakan pengalaman pertama kalinya mengikuti test interview. Terlebih lagi bagi seorang fresh graduate, ini tentu menjadi ujian mental saat pertama kali memasuki dunia kerja. Atasi rasa gugup ketika interview dengan banyak cara. Sebab sikap ini sangat membahayakan penampilan hingga keberhasilan Anda menjalankan interview. Mengapa demikian? Berikut alasannya:

1. Gugup bisa jadi cerminan tidak percaya diri

Tahukah Anda, pihak perusahaan sangat menilai rasa percaya diri calon karyawannya. Jangan kelewatan pede, tetapi juga tidak boleh minder. Saat Anda gugup, banyak hal-hal yang akan menjadi kacau dan rusak, ini akan langsung diketahui oleh pihak perusahaan sehingga memberikan persepsi kurang baik terhadap diri Anda.

2. Gugup akan membuat Anda lupa

Mungkin sebelumnya Anda sudah mengingat dan menghafal banyak data tentang perusahaan yang akan Anda masuki tersebut, dan hal tersebut biasanya akan ditanya saat interview. Bisa dibayangkan jika Anda gugup dan lupa, tentu akan sangat berpengaruh terhadap hasil interview Anda.

3. Gugup merusak penampilan

Orang yang gugup sudah tidak lagi memperhatikan penampilan fisiknya. Posisi pakaian, posisi duduk, sikap wajah dan sebagainya akan sangat terlihat pada saat seseorang gugup. Apalagi sampai gemetar, bisa jadi pihak perusahaan yang menginterview justru akan menjadikan Anda bahan tertawaan.

4. Gugup membuat Anda tidak bisa berpikir

Bukan hanya lupa, bahkan gugup akan mematikan daya pikir Anda. Anda akan diam, gemetar dan lupa segala hal. Dan saat ditanya Anda tak akan lagi bisa menjawab. Semuanya menjadi kacau dan tak bisa lagi dipikirkan. Inilah hal terburuk bagi interview Anda. Anda sudah memberi penolakan sendiri tanpa harus pihak perusahaan mengatakannya. Jangan buat orang berpikir buruk tentang diri Anda dengan rasa gugup yang ada pada diri.

Cara Atasi Rasa Gugup Ketika Interview

Lalu bagaimana cara atasi rasa gugup ketika interview? Sebagai panduan bagi Anda, berikut beberapa hal yang mungkin bisa Anda lakukan untuk mencegah rasa gugup tersebut, sehingga Anda bisa tampil lebih percaya diri:

1. Memahami materi interview dengan baik

Belajar dengan santai, tenang dan tak perlu terlalu berlebihan. Belajar banyak dengan bertanya pada yang sudah berpengalaman, apa saja biasanya materi interview yang ditanyakan, carilah jawaban yang relevan. Lakukan sejak jauh-jauh hari belajar jika memungkinkan.

2. Menggunakan pakaian yang paling nyaman dan membuat Anda pede

Carilah pakaian terbaik yang nyaman dan membuat Anda pede. Jikalaupun nantinya Anda tetap gugup, minimal penampilan fisik Anda tak bermasalah jika Anda menggunakan pakaian yang memang paling cocok untuk Anda. Tentunya dengan disesuaikan pada kondisi lingkungan perusahaan terkait.

3. Minumlah air putih atau suplemen tubuh sebelum interview

Ini untuk membantu Anda tampil lebih bugar dan meyakinkan. Badan yang lesu, perasaan yang berdebar ditambah sikap gugup tentu akan jadi musibah pada interview Anda. Jaga stamina Anda, minum air dan suplemen yang mungkin biasa Anda minum.

4. Meningkatkan ibadah sebelum interview

Salah satu manfaat beribadah adalah menimbulkan rasa tenang dalam diri. Rasa gelisah, gugup, grogi, takut dan sebagainya bisa dihilangkan dengan memperbanyak ibadah. Seorang muslim misalnya, cobalah membaca Al Quran dan shalat lebih dulu sebelum melakukan interview. Ibadah sebagai salah satu bentuk persiapan batin sebelum bertemu pihak perusahaan.

5. Latihan tampil di depan orang

Bila Anda selalu punya masalah grogi saat tampil di depan orang, artinya Anda butuh sarana untuk melatih tampil di depan orang. Di antaranya dengan giat berorganisasi. Seseorang yang rajin mengikuti kegiatan organisasi biasanya akan terlatih tampil di depan orang, berinteraksi dan sebagainya sehingga rasa grogi dan gugup akan bisa lebih diminimalisir. Anda juga bisa mengikuti seminar public speaking untuk membantu meningkatkan rasa percaya diri agar tidak gugup.

6. Jangan berpikir buruk

Pikiran negatif akan membuat Anda semakin gelisah. Anda mungkin akan membayangkan ditanya hal-hal sulit yang Anda tak bisa menjawabnya, atau dihadapkan dengan hal-hal buruk yang menakutkan bagi Anda. Sikap khawatir, gugup, grogi Anda pun akan semakin meningkat. Berpikirlah hal-hal positif, jangan berpikir buruk.

7. Pastikan memang pekerjaan tersebut Anda minati dan sesuai dengan kemampuan

Jangan memaksa suatu pekerjaan yang memang bukan bidang Anda, karena pada saat interview hanya akan menyulitkan Anda dan membuat Anda grogi. Misalnya Anda yang kuliah di bidang ekonomi, jangan maksa mendaftar di sebuah laboratorium penelitian atau jadi seorang guru di sekolah tertentu. Saat diminta untuk praktik tentu akan menyulitkan Anda sendiri. Pastikan pekerjaan Anda memang yang sudah Anda kuasai, terlebih lagi jika Anda sudah punya pengalaman sebelumnya.

Atasi rasa gugup ketika interview dengan meningkatkan pengalaman. Mereka yang baru pertama kali menjalani interview umumnya akan gugup, tetapi mereka yang sudah banyak pengalaman tentu akan lebih mudah menyesuaikan. Bila ingin dapat pengalaman sebelum kerja, bisa dengan magang lebih dulu di perusahaan tertentu. Magang akan membantu Anda bisa lebih berpengalaman dalam bekerja, berbicara hingga menunjukkan kemampuan. Bangun rasa percaya diri di depan perusahaan, tetapi juga harus wajar jangan berlebihan.

Jika kamu sudah siap menghadapi sebuah interview untuk bekerja di perusahaan idaman, cari kerja lewat Urbanhire yang menayangkan ribuan lowongan pekerjaan. Buat akun Urbanhire dan lengkapi profilnya untuk dapat melamar pekerjaan idamanmu dan mendapatkan panggilan interview!