Urbanhire Jobseeker
bursa escort bursa escort bursa escort bursa escort bursa escort bursa escort bursa escort alanya escort antalya escort eskişehir escort mersin escort alanya escort porno izle

9 Fakta Mengejutkan Tentang CV Lamaran Kerja

25

Feb 2019

Urbanhire – Usai menempuh pendidikan tinggi di universitas, langkah yang biasanya dilakukan oleh seorang lulusan baru atau fresh graduate yakni melamar ke perusahaan incaran. Bahkan ada beberapa yang sudah ancang-ancang mensurvei perusahaan mana yang menarik hati jauh-jauh hari sebelum lulus. Selain menikmati masa mencari karir yang cocok, umumnya memoles curriculum vitae atau CV dan resume menjadi salah satu poin yang difokuskan.

Apakah saat ini kamu sedang mencari rekomendasi cara membuat CV yang efektif? Apa sih sebenarnya faktor yang membuat sebuah CV bisa memenangkan hati para manajer bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia atau SDM? Berikut 9 tips cara membuat CV lamaran kerja yang benar dan mudah-mudahan mampu mendatangkan profesi incaran kamu:

  1. Nomor telepon dan email agar menarik perhatian bagian SDM

Poin pembuka dalam sebuah CV lamaran kerja bukanlah foto atau gelar sarjana melainkan nomor telepon dan alamat email kalian. Mengapa dua hal ini dapat menarik pihak SDM perusahaan? Dengan mencantumkan informasi kontak, secara implisit mengisyaratkan keseriusan dan kesigapan pelamar dalam menyambut undangan wawancara dari bagian SDM perusahaan tersebut.

Baca juga: Tarik Perhatian Rekruter Dalam 6 Detik dengan CV Kamu!

  1. Memuat riwayat hidup pribadi

Berikutnya adalah riwayat hidup pribadi. Dalam CV lamaran kerja penting untuk menyebut tempat dan tanggal lahir dan alamat rumah sesuai Kartu Tanda Penduduk atau KTP. Hal ini menunjukkan pihak pelamar tak segan berbagi informasi pribadi resmi sekaligus menunjukkan si pelamar warga negara Indonesia dengan identitas yang diakui.

  1. Jenjang pendidikan untuk memperkuat kualifikasi pelamar

Yang ketiga dalam CV lamaran kerja yakni memuat jenjang pendidikan pelamar. Kalian biasanya cukup memasukkan nama SMU, universitas, jurusan dan periode belajar di masing-masing jenjang pendidikan tersebut.

Baca juga: Membuat CV Menarik Tanpa Pengalaman Kerja

  1. Daftar organisasi untuk menambah nilai pelamar

Manfaatkan CV lamaran kerja sebagai wadah untuk menunjukkan ke pihak SDM atau calon atasan bahwa kalian mahasiswa yang aktif dan suka menambah teman baru yang akan mendatangkan banyak pengalaman. Karakter yang suka berteman bisa menjadi nilai plus untuk beberapa bidang pekerjaan tertentu, seperti media dan public relations. Profesi seperti guru bisa pula memerlukan pelamar dengan karakter seperti ini sebab guru atau dosen membutuhkan pengajarnya bisa komunikatif.

  1. Program pendukung keahlian terkait

Yakinkan pihak SDM atau calon atasan tentang kualifikasi kalian dengan memasukkan program keahlian yang pernah kalian ikuti. Sebagai contoh, masukkan kursus Bahasa Inggris selama kuliah jika sedang mengincar posisi sebagai guru les Bahasa Inggris. Tentunya poin ini akan menambah daya “jual” kalian dalam CV lamaran kerja nantinya. Banyak mengikuti kursus menunjukkan pula sifat kalian yang senang menambah ilmu dan pengalaman di luar jalur resmi, seperti bangku kuliah.

Baca juga: Skill yang WAJIB Kamu Miliki Sebagai Pencari Kerja

  1. Sebutkan program magang yang pernah diikuti

Walau pun kalian mungkin belum pernah bekerja, saat kuliah kalian sebaiknya mencoba mengambil pekerjaan magang atau pekerjaan lepas. Selain tidak terlalu mengganggu waktu kuliah, aktivitas seperti ini akan memberikan pengalaman kerja secara perlahan. Kalian tidak akan kaget lagi jika suatu hari terjun ke dunia profesional usai lulus kuliah. Menyebutkan program magang kerja dalam CV lamaran kerja akan sangat menambah nilai positif di hadapan pihak SDM atau calon atasan. Poin ke-6 akan memberikan gambaran betapa kalian berusaha “menjemput bola karir” lebih dahulu dibandingkan dari yang lain serta mau secara perlahan belajar menyelami dunia kerja meski masih ada di bangku kuliah.

  1. Keahlian teknis

Keahlian teknis di sini berarti penguasaan program yang secara spesifik terkait bidang ilmu kalian. Misalkan, menguasai Adobe Photoshop bagi yang belajar desain grafis atau mahir mengenai Word Excel bagi yang menekuni dunia akuntansi. Dengan secara spesifik menyebutkan keahlian teknis, pihak SDM atau calon atasan semakin meyakini kamu secara teknis memang calon karyawan yang layak.

  1. Hobi dan karya untuk menunjukkan kalian orang yang produktif

Tidak ada salahnya memasukkan hobi dan karya publik dalam CV lamaran kerja kalian. Hal ini akan memperlihatkan karakteristik kalian yang senang berkreasi, tidak malas-malasan dalam mengisi waktu luang saat kuliah. Karya ini bisa termasuk di dalamnya nama situs blog pribadi, YouTube hingga tutorial yang membantu banyak orang.

  1. Kontak referensi dosen atau instruktur

Yang terakhir dalam CV kalian bisa berupa referensi kontak dari dosen saat kuliah atau instruktur program yang pernah kalian ikuti. Dari situ, pihak divisi SDM atau calon atasan dapat menghubungi langsung untuk menanyakan riwayat pendidikan dan keahlian kalian saat masih kuliah. Memperoleh pendapat dari orang yang memang berkompeten dapat menambah keyakinan pihak divisi SDM atau calon atasan tentang mengapa kalian pantas mendapatkan pekerjaan tersebut.

Dari 9 poin penting di atas, kamu patut memilih mana saja yang bisa dimasukkan ke dalam CV. Pastikan semuanya ringkas sehingga tidak bertele-tele yang pada akhirnya justru membuat bagian divisi SDM atau calon atasan malas untuk membacanya.

Kamu bisa memasukkan semua poin menjadi cukup 1 atau 2 halaman saja asalkan kamu bisa memilih kalimat yang tepat untuk menggambarkan poin pendukung. Sebagai contoh, cukup menulis dalam bentuk poin, bukan kalimat lengkap.

Sekarang, kamu sudah mengetahui 9 fakta mengejutkan tentang CV lamaran kerja, saatnya kamu menyebarkan CV kamu ke perusahaan impian! Cari perusahaan impian di Urbanhire dan langsung lamar pekerjaan sesuai minatmu! Jangan lupa untuk membuat akun Urbanhire dan lengkapi profilnya terlebih dahulu ya.