8-Tanda-Perusahaan-Yang-Harus-Kamu-Hindari-Cover-Blog

Urbanhire – Banyak orang merasa bingung untuk mencari pekerjaan. Apalagi jika belum ada panggilan selama proses melamar pekerjaan. Namun ternyata untuk memilih perusahaan yang cocok dengan kamu juga tidak mudah. Karena bagaimanapun antara tempat kerja dengan kepribadian kamu harus selaras. Walaupun banyak panggilan dan tawaran yang tidak bisa di abaikan tetap harus memilih yang terbaik. Menolak kesempatan memang tidak baik namun kamu tetap harus membuat pertimbangan untuk menerima pekerjaan dari sebuah perusahaan. Untuk itu perhatikan 8 tanda perusahaan yang harus di hindari.

Perusahaan seperti ini ternyata dapat di prediksi oleh kamu sebagai kandidat. Biasanya akan terlihat di saat proses wawancara. Asalkan kamu bisa memahami apa saja tanda yang bisa menjadi gambaran jalannya perusahaan tersebut. Jangan sampai kamu terjebak pada hal yang tidak sejalan dengan pemikiran kamu. Perhatikan berbagai interaksi kamu dengan atasan selama proses komunikasi baik melalui wawancara langsung, email, komunikasi via telepon maupun kunjungan kantor. Ketika adanya komunikasi inilah Kamu akan merasa apakah perusahaan tersebut cocok atau tidak dengan karakter kamu.

Baca juga: Tipe Perusahaan yang Cocok dengan Kamu

Agar kamu tidak terjebak dalam berbagai kesempatan kerja, maka perhatikan 8 tanda berikut yang memperlihatkan hal tersebut:

– Tidak adanya proses wawancara dengan manajer bidang yang di pilih

Biasanya ketika proses wawancara, sebuah perusahaan akan memberikan 2 kali pelaksanaan. Untuk wawancara pertama akan melibatkan HRD yang memiliki wewenang dalam perekrutan. Dan wawancara kedua akan berhadapan dengan manajer bidang yang di pilih. Sesi ke dua ini menjadi tolak ukur apakah perusahaan tersebut termasuk perusahaan yang harus dihindari atau tidak. Karena interaksi karyawan dengan manajer satu bidang sangat dibutuhkan.

Di sini keterlibatan manajer tersebut sangat berperan untuk membangun kedekatan kamu dengan dirinya. Dan kamu pun jadi dapat membaca seperti apa budaya kerja manajer yang akan memimpin kamu. Namun jika tidak ada sesi wawancara dengan manajer tersebut itu tandanya seorang manajer bidang tidak memiliki andil untuk menilai calon karyawannya. Dan itu adanya aturan yang kurang baik.

Ketika seorang manajer bidang yang kamu pilih tidak dilibatkan dalam proses rekruitmen menandakan bahwa keputusan hanya dinilai dari sepihak. Perusahaan tersebut memberikan gambaran kurangnya musyawarah dalam memutuskan sebuah ketentuan yang akan berlaku. Dan kemungkinan besar jika kamu diterima maka pendapat kamu tidak bisa dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

Baca juga: Tips dan Trik Menjawab Pertanyaan Saat Interview

– Pemberian Tanggung jawab pekerjaan yang kurang jelas

Kemudian kamu bisa bertanya mengenai tugas dan tanggung jawab dari pekerjaan yang kamu pilih. Di sini akan terlihat nilai profesionalitas yang akan di emban seorang karyawan. Jika ternyata saat ditanyakan tanggung jawab kamu tidak satu arah berarti menandakan bahwa tempat tersebut termasuk perusahaan yang harus dihindari. Dan kamu tidak bisa terlibat di dalamnya karena tidak dapat berkembang dengan baik.

Tanggung jawab seorang karyawan harus di tentukan dengan jelas dan benar dalam satu arah. Kamu yang memilih posisi bagian keuangan, tidak bisa dilibatkan dalam prosisi yang berbeda dari apa yang kamu lamar sebelumnya. Jika ternyata tugas kamu melibatkan berbagai bidang lainnya itu menandakan bahwa penerapan tanggungjawab perusahaan masih acak-acakan. Dan buat kamu yang masih belajar hal ini hanya akan menghambat pemikiran kamu.

– Kurangnya sopan santun dan profesionalitas kerja

Sopan santun menjadi budaya yang harus dilestarikan dalam sebuah perusahaan. Karena dengan begitu akan terbangun suasana kekeluargaan dan saling menghargai. Kamu bisa melihat hal ini ketika proses wawancara. Seperti halnya ketika adanya interaksi yang baik dan menyenangkan. Tentunya jika kamu di sambut dengan baik dan proses wawancara yang santai maka rasa nyaman akan timbul. Tapi jika di awal tidak adanya sambutan yang baik kamu bisa mempertimbangkannya lagi.

Selain itu disiplin waktu juga menandakan bahwa perusaan tersebut termasuk perusahaan yang harus dihindari atau tidak. Ketika wawancara kamu bisa melihat ketepatan waktu para pelaksananya. Karena bukan tidak mungkin ada yang mengulur waktu dan hanya membuat kamu menunggu tanpa kejelasan. Lebih baik hindari perusahaan seperti ini. Karena bisa jadi itu merupakan gambaran dari budaya kerja yang tertanam di perusahaan tersebut.

Baca juga: 5 Hal Yang Harus Kamu Tanyakan Saat Wawancara

– Adanya reputasi buruk

Sekarang ini lebih mudah untuk mencari penilaian orang lain terhadap sebuah perusahaan. Kamu yang mendapatkan wawancara kerja bisa bertanya dahulu kepada orang lain. Seperti melihat di forum-forum online dan bertanya mengenai perusahaan yang akan kamu datangi. Banyak orang yang berpengalaman di tempat tersebut memberikan pendapat mereka. Dan itu menjadi masukan yang sangat baik.

Selain itu tanyakan kepada orang terdekat kamu yang bekerja di perusahaan tersebut. Dan pendapat ini lebih akurat karena adanya keterlibatan karyawan yang bekerja. Sehingga pemikiran kamu lebih terbuka untuk menerima atau menolak panggilan dari perusahaan. Kamu harus lebih banyak bertanya untuk mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap. Dengan begitu dapat terhindari dari perusahaan yang harus dihindari yang merusak karir kamu di masa depan.

– Banyak orang yang meninggalkan perusahaan

Pentingnya mendapatkan informasi mengenai perusahaan yang akan kamu datangi untuk wawancara. Kamu dapat mengetahui seperti apa rasa nyaman yang dirasakan setiap karyawannya. Apakah lebih banyak pegawai yang berhenti bekerja atau tidak. Tentunya jika banyak yang berhenti berarti menandakan tempat tersebut sangat buruk. Dan itu termasuk perusahaan yang harus kamu hindari.

– Saling membicarakan di belakang

Dan yang harus di perhatikan oleh kamu yaitu mengenai pembicaraan mereka. Karena itu akan terlihat nilai profesionalitas budaya kerja sebuah perusahaan. Tentunya jika saling membicarakan di belakang dengan pembicaraan yang buruk itu sudah termasuk perusahaan yang harus kamu hindari. Dan kamu harus menghindari perusahaan seperti ini.

Baca juga: 5 Sumber yang Harus Kamu Cek untuk Mendapatkan Pekerjaan

– Kepercayaan menjadi kesan awal yang dipertimbangkan

Kamu bisa menilai perusahaan dari kesan awal bertemu. Untuk perusahaan pada umumnya akan melanjutkan berbagai proses perekrutan sampai tuntas. Dan itu menjadi hal yang lumrah dan pasti dilakukan. Kamu harus menghindari perusahaan yang tidak melakukan proses perekrutan dengan benar. Namun tetap dilakukan dengan bukti yang akurat tanpa ada tuduhan yang tidak berdasar.

– Tidak merasa bahagia dan tertekan

Dan yang harus jadi pertimbangan mengenai perusahaan yang harus dihindari yaitu rasa nyaman yang terbangun. Jika ternyata kamu tidak menemukan kenyamanan sama sekali malah lebih tertekan ada baiknya segara memutuskan untuk berhenti. Budaya kerja di tempat tersebut sangat tidak baik untuk para karyawannya.

Itulah 8 tanda perusahaan yang harus di hindari. Kamu bisa mempertimbangkannya saat proses wawancara. Jangan sampai terjebak pada tipe perusahaan yang tidak bisa menjamin karir masa depan kamu yang lebih bahagia dan menjanjikan.

Semoga tips-tips tadi bermanfaat. Jika kamu sedang merencanakan perjalanan karir, coba cek Urbanhire. Ada lebih dari 18.000 lowongan tersedia yang dapat kamu lamar dan jangan lupa untuk membuat akun Urbanhire terlebih dahulu ya!