Urbanhire – Apakah kamu sudah mengatahui apa saja hak karyawan saat bekerja di sebuah kantor atau perusahaan tertentu? Identik dengan perusahaan swasta yang mempekerjakan karyawannya di kantor, pabrik, luar ruangan, atau di tempat yang lainnya. Semua hak tersebut harus diketahui oleh karyawan yang bersangkutan. Biasanya, pihak perusahaan melalui bagian HRD atau sumber daya manusia akan memberitahukan masalah hak tersebut pada saat sudah resmi menjadi karyawan. Dengan kata lain, hak sebagai karyawan mendapatkan atau menikmati seluruh fasilitas yang diberikan oleh perusahaan hanya diperoleh oleh karyawan bertatus tetap saja. Anda yang sekarang sudah bekerja di sebuah perusahaan tertentu dan berstatus sebagai karyawan tetap sudah seharusnya mengetahui hak-hak yang mesti didapatkannya saat bekerja di tempat kerja.

Lalu, apa saja hak karyawan yang dimaksud dan cukup penting informasinya? Untuk lebih jelasnya, silahkan membaca uraian berikut yang semoga bermanfaat bagi Anda sekalian.

Gaji atau upah

Inilah hak karyawan yang paling menonjol dan diperhatikan terutama oleh karyawan. Hal itu dikarenakan tujuan utama banyak orang bekerja sebagai karyawan untuk mendapatkan gaji dalam bentuk uang, baik tunai maupun non tunai. Mereka bekerja hampir setiap hari sejak pagi hingga sore, bahkan malam hari di tempat kerjanya masing-masing berharap mendapatkan gaji dengan nominal sesuai yang diharapkan. Gaji besar memang menjadi tujuannya. Namun, besar kecilnya gaji tentu disesuaikan dengan tanggung jawab dan tingkat kesulitan pekerjaannya. Apapun yang terjadi, gaji atau upah harus diterima oleh setiap karyawan karena termasuk haknya sudah bekerja sesuai aturan perusahaan yang bersangkutan. Biasanya, gaji akan diberikan tiap sebulan sekali pada awal atau akhir bulan disesuaikan dengan aturan main perusahaannya.

Baca juga: Tips Bicara Soal Uang di Tempat Kerja

Waktu atau jam kerja

Waktu atau jam kerja bagi semua karyawan juga sudah diatur sesuai undang-undang ketenagakerjaan. Hal tersebut termasuk hak karyawan yang harus diketahui. Tidak sedikit karyawan belum mengetahui berapa jam dalam sehari dihabiskan untuk bekerja. Mereka yang belum mengetahuinya akhirnya hanya dimanfaatkan saja oleh pihak perusahaannya. Hal itu sama saja merugikan pihak karyawan. Perlu diketahui bahwa hak pekerja bekerja dalam sehari, yaitu 7 jam bagi yang bekerja enam hari seminggu, atau 8 jam sehari bagi yang bekerja lima hari seminggu. Sementara untuk waktu-waktunya disesuaikan dengan kebijakan perusahaan. Sebagai contoh, Anda bekerja di sebuah kantor yang menerapkan jam kerja masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB. Istirahat selama 1 jam pada pukul 12.00 – 13.00 WIB. Anda bekerja enam hari seminggu, yaitu Senin – Sabtu. Aturan jam kerja tersebut sudah benar dan sesuai aturan undang-undang.

Cuti kerja

Cuti juga termasuk salah satu hak karyawan yang harus didapatkan. Cuti kerja bisa didapatkan oleh karyawan yang sudah berstatus tetap dan bekerja dalam kurun waktu tertentu yang pastinya lebih dari satu tahun. Sementara itu, karyawan boleh mengambil cuti dengan alasan khusus dan masuk akal. Misalnya, cuti kerja untuk melangsungkan pernikahan, melahirkan bagi karyawati, berobat, dan lain sebagainya. Karyawan yang ingin cuti kerja harus mengajukan suratnya terlebih dulu kepada atasan atau bosnya untuk ditandatangani. Jika ditandatangani atasannya, berarti surat cuti tersebut disetujui dan karyawan yang mengajukannya dapat segara mengambil cuti sesuai waktu yang dipilih. Namun jika tidak ditandatangani oleh sang atasan, berarti tidak disetujui dengan alasan tertentu. Asalkan alasan cutinya masuk akal dan bisa diterima akal sehat, pasti disetujui.

Baca juga: 6 Tanda Kamu Harus Segera Cuti

Asuransi kesehatan

Perusahaan yang sudah resmi terdaftar di kantor ketenagakerjaan pasti akan memberikan asuransi kesehatan kepada semua karyawannya tanpa terkecuali. Pasalnya, jaminan kesehatan merupakan salah satu hak karyawan yang harus dipenuhi. Kesehatan tubuh setiap karyawan yang bekerja setiap hari harus selalu dijaga. Jika sakit, maka karyawan tidak akan maksimal dan optimal bekerja. Kondisi semacam itu hanya akan berdampak buruk pada hasil pekerjaannya yang berkualitas rendah. Apalagi jika pekerjaan dalam sebuah tim yang terdiri atas beberapa karyawan. Ada satu karyawan yang sakit dan tidak masuk kerja, pasti berpengaruh pada kualitas hasil pekerjaannya. Maka dari itu, jaminan kesehatan kerja sangat penting.

Uang pesangon

Uang pesangon adalah nominal uang yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada karyawannya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Besaran uang pesangon biasanya satu kali gaji pokok karyawan yang bersangkutan atau disesuaikan dengan kebijakan perusahaan. Perusahaan melakukan PHK kepada karyawannya tentu mempunyai alasan tersendiri. Misalnya, perusahaan mau bangkrut, karyawan yang melanggar tata tertib, atau alasan lainnya. Karyawan yang terkena PHK berhak mendapatkan dan menuntut uang pesangonnya tanpa ada pemotongan sedikit pun.

Baca juga: #AskUrbanhire : Bagaimana Cara Mengajukan Kenaikan Gaji

Uang lembur

Uang lembur adalah nominal uang yang diberikan kepada karyawan yang bekerja di luar jam kerja normal. Misalnya, sebuah perusahaan mempunyaijam kerja normal pukul 08.00 – 16.00 WIB. Lebih dari jam tersebut disebut jam lembut. Tentu saja tidak semua karyawan bisa lembur karena harus disesuaikan dengan tanggung jawab pekerjaannya. Selain itu, kerja lembur juga diawasi oleh kepala bagian atau departemen. Sementara irtu, besaran uang lembur disesuaikan dengan aturan main perusahaan yang juga melihat kemampuan finansialnya. Karyawan yang kerja lembur berhak mendapatkan upah lemburnya yang nani dibayar bersamaan dengan pembayaran gaji tiap bulan atau pembayarannya teerpisah.

Itulah beberapa hak karyawan yang perlu Anda ketahui informasinya. Dengan begitu, Anda yang sekarang berprofesi sebagai karyawan perusahaan tertentu mengetahui hak-hak apa saja yang seharusnya didapatkan. Selamat bekerja dan semoga sukses selalu.

 

Sulit mencari pekerjaan yang diinginkan? Jangan khawatir, banyak sekali lowongan pekerjaan yang dapat kamu lihat di Urbanhire. Lihat sekarang dan dapatkan pekerjaan idaman kamu! Dapat kamu analisa juga 5 Sumber yang Harus Kamu Cek untuk Mendapatkan Pekerjaan agar kamu semakin cepat mendapatkan pekerjaan.