Seiring dengan kondisi ekonomi Negara yang terus berubah, kebutuhan kenaikan gaji menjadi pertimbangan banyak orang untuk terus bertahan dalam pekerjaan. Kebutuhan hidup terus meningkat, sementara gaji selalu tetap, ini tentu saja bukan hal yang baik untuk hidup Anda. Jika Anda merasa memiliki nilai di perusahaan tempat Anda bekerja, mengapa tak coba mengajukan diri untuk permintaan kenaikan gaji. Jika Anda punya nilai dan prestasi, hal itu tentu saja merupakan kewajaran yang patut dipertimbangkan oleh pimpinan. Lalu bagaimana langkah-langkah untuk mendapatkan kenaikan gaji pada atasan? Berikut ini diantaranya:

1. Siapkan data prestasi dan kontribusi Anda

Buatlah catatan tentang prestasi dan kontribusi penting Anda pada perusahaan selama 6 sampai 12 bulan terakhir, atau selama pekerjaan Anda mulai. Ini penting sebagai bahan argumentasi kelayakan Anda untuk mengajukan pertimbangan kenaikan gaji. Bila Anda sosok karyawan yang menonjol dalam bekerja, ini adalah nilai tambah untuk Anda.

2. Pilih waktu yang tepat

Kapan waktu yang tepat untuk mengungkapkan kenaikan gaji? bisa pada saat evaluasi tahunan perusahaan, pada saat ekonomi perusahaan tidak dalam masalah, pada saat seorang rekan kerja Anda resign dan Anda harus memikul banyak pekerjaan untuk menggantikannya, bila Anda menangani proyek tertentu yang memiliki nilai yang besar bagi perusahaan dan sebagainya. Anda pribadi harus melihat waktu-waktu ini untuk mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan Anda.

3. Bersiaplah untuk ditolak

Siapkan diri Anda dengan kata ‘tidak’ perihal kenaikan gaji. Penolakan itu kemungkinan besar akan Anda alami, jangan tersinggung atau marah. Tanyakan kepada atasan, “bagaimana jika saya kemukakan lagi permintaan ini dalam 6 bulan ke depan, apakah Anda siap menerimanya?”. Selama waktu itu, tunjukkan lah kesungguhan kerja Anda sehingga pimpinan akan melihat Anda memang layak mendapat kenaikan gaji. Jangan meminta sesuatu tanpa menunjukkan nilai yang lebih pada diri Anda.

4. Minta kenaikan secara spesifik

Saat Anda mengungkapkan ingin naik gaji, sebaiknya katakan secara spesifik berapa angkanya. Misalnya, saya butuh kenaikan gaji 10% dari gaji saya sekarang karena faktor kebutuhan hidup yang terus meningkat. Sampaikan hal yang logis yang akan membuat atasan Anda memaklumi dan memandang hal tersebut sebagai kebutuhan, bukan hal yang berlebihan.

5. Melihat kelayakan diri lebih dulu

Sebelum akhirnya memutuskan untuk minta naik gaji, sebaiknya Anda juga meninjau riwayat kerja Anda lebih dulu. Jika Anda sudah mendapatkan hal yang cukup baik, tentunya akan menjadi penilaian yang berlebihan di mata pimpinan. Lihat lah apakah selama ini gaji Anda memenuhi angka UMK atau UMP, apakah Anda sering melakukan kesalahan di kantor, apakah Anda sering mengambil cuti tak beralasan dan sebagainya. Jika Anda merasa layak, barulah Anda coba mengajukan kenaikan gaji.

Bila akhirnya pekerjaan tak bisa dipertahankan lagi karena faktor kebutuhan yang meningkat dengan gaji yang tak memadai, maka sampaikan pengunduran diri secara baik-baik. Jangan sampai atasan tersinggung Anda mundur karena alasan kenaikan gaji yang tak dipenuhi.

Carilah pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhanmu melalui Urbanhire. Lebih dari 13.500 pekerjaan siap untuk Anda lamar dan pasti ada satu atau pekerjaan yang sesuai dengan ekspektasi gaji Anda! Jadi, tunggu apalagi? Daftar sekarang di Urbanhire!