Urbanhire – Di kehidupan sehari-hari, kita akan akan menjumpai individu dengan berbagai karakter yang berbeda. Hal tersebut pun akan Anda jumpai saat Anda memasuki wilayah kantor. Anda akan bertemu dengan berbagai macam orang yang memiliki sikap dan sifat yang berbeda. Sebagai seorang pemimpin, Anda pasti sudah mengenal suasana itu. Karena Anda sudah lama bekerja di tempat itu, Anda pun mengenal medan di sekitar Anda.

Anda akan menemukan anak buah yang kooperatif dan yang sulit diatur, padahal kemampuannya sangat Anda butuhkan untuk keberlangsungan perusahaan Anda. Dari hal tersebut, sebagai pemimpin yang baik, tentu saja Anda diwajibkan agar mengambil sikap pada karyawan Anda yang gemar membangkang itu. Kalau Anda tidak mengambil sikap, maka wibawa Anda jadi hilang dan bisa mengancam kelangsungan operasional perusahaan. Sebuah perusahaan sangat membutuhkan orang handal agar perusahaan senantiasa berjalan. Memang mengatur orang cukup sulit, namun sebagai pemimpin Anda harus bisa mengatasinya. Seorang bos harus memahami tempramen setiap karyawan dan observatif terhadap berbagai tingkah bawahannya. Dalam menangani setiap individu dibutuhkan cara yang berbeda. Dari hal tersebut, sebagai seorang pemimpin maupun bos, Anda dapat melakukan berbagai pendekatan, diantaranya sebagai berikut.

  1. Membicarakan persoalan yang terjadi dengan baik-baik

Hal pertama yang wajib Anda lakukan apabila Anda menemukan salah satu karyawan Anda mulai malas-malasan bekerja, banyak izin, deadline yang diberikan tidak dituruti adalah dengan berbicara padanya secara baik-baik dahulu. Itu merupakan peringatan bagi Anda untuk segera melakukan tindakan. Anda harus bisa membicarakan soal ini pada karyawan tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwa kemampuan karyawan tersebut masih dibutuhkan oleh perusahaan,

Oleh karena itu, sebagai pemimpin, Anda juga diwajibkan menjadi teladan yang baik bagi karyawan Anda, maka dari itu bicarakan semuanya secara baik-baik dahulu. Tanyakan apa penyebab ia lupa menunaikan kewajibannya. Sebisa mungkin, hindari tindakan mengakiminya tanpa akar permasalahannya.

Baca juga: Menghadapi Tim Kerja yang Pasif

  1. Bersikap Objektif dalam Menilai Persoalan

Sebagai seorang pemimpin perusahaan, Anda berhak memberikan penilaian pada karyawan Anda dari berbagai sudut pandang. Memang tidak ada yang sempurna di dunia ini. Anda harus mengetahui seluk-beluk persoalannya dulu kemudian Anda baru bisa menilai. Dalam menilai seseorang, hindari penilaian subjektif yang mengikutsertakan perasaan, misalnya saja karyawan tersebut merupakan kerabat atau teman Anda sendiri. Dalam menilai karyawan tersebut, hanya harus bersikap objektif. Lihatlah ulah apa yang dibuatnya serta dampaknya, jangan melihat siapa yang melakukannya. Anda dituntut untuk adil dalam menangani hal ini.

  1. Melakukan Evaluasi

Selain itu, hal yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan fakta-fakta di lapangan yang berkaitan dengan karyawan ini. Pastikan masalah apa saja yang telah dibuat oleh karyawan tersebut. Telusuri lebih dalam apakah tindakan karyawan tersebut berpengaruh pada kinerja karyawan lain yang ada di lingkup perusahaan. Selanjutnya pastikan bahwa karyawan tersebut tidak menimbulkan kerugian pada produktivitas tim atau departemen tempat dia berada dan juga tidak ada kerusakan operasional yang ditimbulkannya. Hal-hal tersebut merupakan bentuk tindakan preventif untuk mengurangi kemungkinan timbulnya masalah yang lebih besar.

Baca juga: Manajemen Konflik: Bagaimana Mengatasi Suatu Konflik?

  1. Ambil Tindakan Nyata untuk Menuntaskan Problematika

Ketika Anda sudah mengetahui tindakan apa yang harus Anda ambil, segera lakukan dengan segera tanpa menunda-nunda. Hal ini akan mempercepat penyelesaian masalah. Di lain sisi, mungkin Anda merasa tidak enak hati, namun sebagai pemimpin Anda harus bersikap tegas. Coba lakuakan pembicaraan empat mata mengenai permasalahan yang ada dengan karyawan yang bersangkutan. Anda bisa memilih membicarakannya di luar area kantor karena itu akan terlihat lebih santai dan mengurangi kesan menghakimi serta bisa meredam ketegangan diantara kalian. Jika karyawan Anda terbukti salah maka Anda patut memberikannya hukuman. Hukuman yang Anda berikan juga merupakan salah satu cara untuk mendisplinkan karyawan Anda. Anda bisa memberikan hukuman seperti pemangkasan upah atau pun gaji. Hal ini diyakini bisa membuat mereka jerah.

  1. Selalu Sebarkan Motivasi

Motivasi merupakan hal sangat dibutuhkan oleh semua orang dan sebagai pemimpin, Jika karyawan itu sadar akan kesalahannya, maka Anda patut memotivasi karyawan Anda agar lebih giat bekerja. Ingatkan dia bahwa dalam sebuah perusahaan dibutuhkan hubungan yang harmonis antara pemimpin dan karyawan dalam mencapai visi-misi perusahaan. Lalu, untuk hal yang lebih pribadi Anda juga bisa mengingatkannya tentang keluarga yang ingin dibahagiakannya. Untuk memperbaiki sebuah hubungan dengan mempererat kerja sama tim, Anda dapat mengajaknya melakukan hal-hal santai seperti, liburan bersama, outbond bersama, makan malam bersama, atau melakukan rapat di luar kantor. Hal itu tentu saja untuk menyemangati karyawan dan agar kerja sama tim yang Anda pimpin jadi semakin erat. Tindakan ini juga menunjukkan bahwa Anda adalah seorang pemimpin yang peduli dengan karyawan.

Baca juga: Rahasia Menjadi Pemimpin Yang Inspiratif

Bisa ditarik kesimpulan bahwa dalam menghadapi karyawan pembangkang adalah dapat dilakukan dengan cara yang lebih positif tanpa melibatkan kekerasan. Karena pada dasarnya kekerasan malah akan menimbulkan pemberontakan yang lebih parah. Sebagai seorang pemimpin, Anda harus selalu menyebarkan sisi positif dan menghadapi segala persoalan yang ada di kantor dengan kepala dingin. Atasan yang bijaksana dan berpendirian tegas akan selalu dihormati bawahannya. Namun Anda harus ingat bahwa tegas disini bukan tegas secara otoriter melainkan tegas yang mampu membimbing dan mengarahkan karyawannya. Meskipun begitu, penerapan hukuman pada karyawan pembangkang tersebut sangat dibutuhkan untuk mendidik dan juga memberikan efek jerah.

Cari kerja? Cek Urbanhire sekarang! Ada lebih dari 20.000 lowongan pekerjaan yang sedang terbuka dan menanti untuk kamu lamar. Jangan lupa buat akun Urbanhire dan lengkapi profilnya sebelum melamar ke perusahaan-perusahaan ya!